toto togel

keluaran sydney kemarin spgtoto: Kemenkumham sebut banyak partai politik mati suri

Author: clear-evaluation.org - Berita Terbaru: Politik, Ekonomi, dan Hiburan Hari IniTag:togel sidney2024-10-28 07:23:11Komentar(0)

keluaran sydney kemarin spgtoto Kemenkumham sebut banyak partai politik mati suriKamis, 26 September 2024 19:55 WIBTangkapan layar - prize sdy spgtoto

Kemenkumham sebut banyak partai politik mati suri

  • Kamis,keluaran sydney kemarin spgtoto 26 September 2024 19:55 WIB
Kemenkumham sebut banyak partai politik mati suri
Tangkapan layar - Direktur Tata Negara Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kemenkumham Baroto (ujung kanan) dalam Kuliah Umum Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis (26/9/2024). (ANTARA/YouTube/Fakultas Hukum UI/Agatha Olivia Victoria)
"Nama partainya tetap ada tercatat sebagai badan hukum di Kemenkumham, tapi dari awal pendirian baru sekali atau dua kali munas dan sampai bertahun-tahun tidak melakukan apa pun,"
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menyebutkan banyak partai politik yang mati suri jika berdasarkan kinerja organ partai sebagai internal badan hukum partai politik.

Direktur Tata Negara Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kemenkumham Baroto mengatakan partai politik yang mati suri tersebut hampir tidak pernah menyelenggarakan musyawarah nasional (munas) maupun rapat kerja (raker).

"Nama partainya tetap ada tercatat sebagai badan hukum di Kemenkumham, tapi dari awal pendirian baru sekali atau dua kali munas dan sampai bertahun-tahun tidak melakukan apa pun," ujar Baroto dalam Kuliah Umum Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis.

Maka dari itu, ia mengatakan hal tersebut harus dipertanyakan, terutama terkait dengan tujuan dari partai politik itu berdiri, yang seharusnya bertujuan untuk membangun demokrasi di Indonesia.

Tak hanya terkait kinerja organ, kata dia, partai politik yang ingin memajukan demokrasi Indonesia terlebih dahulu harus memperhatikan internal badan hukum partai lainnya, seperti distribusi kewenangan yang demokratis, sistem pengaderan, hingga penguatan peran pengurus wilayah.

Baroto mengungkapkan secara total terdapat 76 partai politik berbadan hukum yang tercatat di Kemenkumham, namun hanya 44 partai politik yang aktif hingga saat ini, termasuk tiga partai baru, yakni Partai Gelora, Partai Ummat, dan Partai Indonesia Bangkit Bersatu (IBU).

Sementara itu, sambung dia, partai politik yang merupakan peserta pemilihan umum (pemilu) hanya sebanyak 18 partai. Selain itu, tercatat sebanyak 21 partai melakukan perubahan nama dan 14 partai politik merupakan akuisisi.

Dia pun menuturkan apabila suatu partai politik masih tetap menjadi badan hukum dan tercatat di Kemenkumham, maka kedudukannya sama dengan yang lainnya, termasuk saat mengajukan gugatan di Mahkamah Agung (MA) maupun Mahkamah Konstitusi (MK).

"Makanya biasanya gugatan yang masuk ke MK maupun MA ini dilakukan oleh partai-partai yang tidak terlalu besar," tutur dia.

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2024

Berita Terkait
  • Analis politik: Peran relawan penting untuk pemenangan pilkada

    Analis politik: Peran relawan penting untuk pemenangan pilkada

    2024-10-28 07:19

  • Pengamat: Menteri Penerimaan Negara nanti ideal diisi oleh teknokrat

    Pengamat: Menteri Penerimaan Negara nanti ideal diisi oleh teknokrat

    2024-10-28 07:10

  • KPU Jabar mulai cetak 36 juta surat suara Pilkada 2024

    KPU Jabar mulai cetak 36 juta surat suara Pilkada 2024

    2024-10-28 05:10

  • Cak Imin desak pemerintah serius sikapi aksi mogok massal hakim

    Cak Imin desak pemerintah serius sikapi aksi mogok massal hakim

    2024-10-28 04:50

  • Profil Puan Maharani yang terpilih kembali jadi Ketua DPR 2024

    Profil Puan Maharani yang terpilih kembali jadi Ketua DPR 2024

    2024-10-28 04:42

  • Mendagri beri penghargaan Upakarya Wanua Nugraha komitmen majukan desa

    Mendagri beri penghargaan Upakarya Wanua Nugraha komitmen majukan desa

    2024-10-28 04:38

Komentar